PUISI
BISIKAN RINDU PURNAMA
Bisikan rindu dipangkuan purnama
Deras kalimat cinta tak lagi
bermakna
Katanya, jangan menyimpan harap
Katanya, mari sudahi rasa
Katanya, tuhan tak merestui kita
Karena baginya kau tak lagi ada
Rasa itu berat bagi sang perasa
Rasa itu indah bagi sang pujangga
Rasa itu.. entahlah...
Detak hati tak pernah berdusta
pada pemiliknya
Menyampaikan pesan disetiap
desiran darah
Namun, manusia terlalu angkuh
Hingga sulit mengakui
keberadaannya
Jakarta, 02 September 2021

Komentar