PUISI

 CITTA KELABU



Aroma malam dengan kesunyian

Angin itu riuh dalam kebisuan

Bintang gemerlap gelap diantara bumantara

Aku masih diam tak bersuara

Menatap langit-langit yang sendu

Nabastalapun haru dan membiru

Bukan Salahku...

Bila hasrat terbui oleh bujuk rayu

Citta hirap karena pilu

Mengapa pula engkau mengaduh

Sendumu tak cuma milikmu

Kau fikir karena siapa aku merapah?

Menyulam setiap rasa yang gundah

Sadrah daku pada sang Agung

Tak pantas kau yang merundung

Bukan salahku...

Citta Kelabu..


 
Jakarta Pusat,  09-07-21


Lulu Khilda Khumairoh 




Komentar